Bagi yang menginginkan kisi kisi UASBN 2010 monggo silahkan di download di link dibawah ini.
DOWNLOAD UASBN 2010 SD
0
.
Staf tenaga pengajar dan tata usaha
Senin, 22 Maret 2010
KISI KISI UASBN 2010 TINGKAT SD
Diposting oleh sd karangwaru1 TULUNGAGUNG di Senin, Maret 22, 2010 0 komentar
Kamis, 04 Maret 2010
BUNGA ROSELLA
BUNGA ROSELLA
Cara Menanam
MENANAM Rosela tidak sesulit yang dibayangkan. Apalagi tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi. Hanya memang kualitas yang dihasilkan akan berbeda. Rosela yang ditanam di dataran rendah akan memiliki kualitas yang bagus. Sedangkan di pegunungan Rosela akan berwarna merah kehitaman.
Untuk menanam Rosela ada beberapa langkah. Pertama adalah pengolahan lahan. Persiapan lahan dilakukan dengan pembajakan tanah secara membujur dan melintang. Sebelumnya, tanah dicampur pupuk dasar berupa pupuk kandang.
Penanaman bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan ditanam secara langsung biji atau disemaikan dahulu. Untuk ditanam langsung dari biji, penanaman dilakukan dengan ditugal dengan isi setiap lubang dua sampai tiga biji. Sementara untuk yang sudah disemai, setiap lubang ditanam satu sampai dua bibit.
Setelah tumbuh dengan baik, atau setelah berumur sekitar tiga minggu, rosela kembali dipupuk dengan pupuk kandang. Baru pada saat tanaman berumur tujuh sampai delapan minggu dipupuk dengan pupuk urea 30 – 40 gram setiap tanaman.
Selama pertumbuhan, perlu diwaspadai adanya gulma yang akan berdampak negatif. Oleh karena itu dilakukan penyiangan dengan frekuensi sesuai kondisi lahan.
Tanaman rosella mulai menghasilkan bunga pada umur 120 hari dan dapat dipanen secara terus menerus dalam waktu tiga bulansebelum akhirnya diganti dengan bibit baru.
Perbatang tanaman rosela dapat menghasilkan 1,5 kilogram bunga basah. Pemanenan menggunakan gunting untuk memotong tangkai bunga, kemudian dilakukan pemisahan biji.
Produksi tanaman rosela setiap hektar mampu menghasilkan dua sampai tiga ton bunga segar tanpa biji atau setara dengan 200 – 375 kg kelopak bunga kering.
Khasiat
1. Menurunkan asam urat (gout)
2. Meredakan peradangan sendi (arthritis)
3. Bersifat stomakik (merangsang selera makan)
4. Kandungan glycosides-nya sebagai penawar luka.
5. Meningkatkan sistem syaraf dan dapat meningkatkan daya ingat.
6. Dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi (hypertensi)
7. Melancarkan buang air kecil (diuretik)
8. Sebagai anti inflammantory yang kuat.
9. Mempunyai unsur antipyretic yang menurunkan panas dalam
10. Mempercepat pemecahan darah beku di otak
11. Kandungan asiaticoside (triterpene glycoside)dalam merangsang pembentukan lipid dan protein yang amat berguna untuk kesehatan kulit. Asiaticosides diklarifikasikan sebagai antibiotik.
12. Mengandung vitamin C,B,D,K beberapa mineral penting termasuk magnesium, kalsium dan sodium
13. Dapat meredakan dan menghilangkan batuk kronis.
14. Menurunkan kolesterol
15. Menghancurkan lemak
16. Melangsingkan tubuh
17. Mengurangi efek buruk miras
18. Mengurangi kecanduan merokok.
19. Mencegah stroke dan hipertensi
20. Mengurangi stress
21. Memperbaiki pencernaan
22. Menghilangkan wasir
23. Menurunkan kadar gula dalam darah
24. Bersifat penetral racun
25. Mencegah kanker, tumor, kista dan sejenis.
26. Maag menahun
27. Migrain
28. Demam tinggi
29. Cocok untuk ibu hamil guna membentuk kecerdasan otak anak didalam kandungan
30. Mampu meningkatkan gairah sex dan tahan lama (dengan terapi rutin)
Kegunaan bunga/teh rosella/rosela ini untuk menjaga stamina dan menetralkan darah dari racun-racun yang selama ini kita makan.
bagi yang punya sakit rematik, asam urat, kolestrol... sangat baik mengkonsumsi teh bunga rosela ini..
kalau di banyuwangi terkenal dengan nama "kembang setrup", rasanya kecut segar, air rebusannya berwarna merah atau merah tua (tergantung jenis roselanya)
Teh Merah Bunga Rosella atau Hibicus Sabdarifa L. Berasal sari India. Bagian tanaman yang dimanfaatkan adalah bagian bunga yang berwarna merah. Bunga tanaman ini kelopaknya mengandung Malic Acid sehingga membuat rasanya asam-asam segar dan berwarna merah menarik sehingga banyak digemari konsumen. Produk dari teh merah bunga rosella ini merupakan produk alami tanpa penambahan zat pewarna maupun pengawet. Rosella mengandung Vitamin C 280mg, zat besi 8.98 mg, Fruktosa 0,82%, kalsium 1,263 mg, lemak 2,61 gr, Protein 1,145 gr, Tiamin 0,117 mg, Abu 1,26%, bahan tak larut 7,39% dan Niasin 3,765 mg.
# Cara penyajian:
3-5 kelopak bunga rosella ke dalam gelas. Tuangkan air mendidih. Tunggu beberapa saat untuk mendapatkan kepekatan & rasa yang mantap. Tambahkan gula/madu secukupnya.
Siap dihidangkan.
Yang berminat kulakan/dagang rosela bisa hubungi saya
Produksi pertanian jawa timur (banyuwangi, jember, kediri & tulungagung) yang terkenal akan kualitasnya....
harga:
rosela merah = rp. 35.000,- perkg
rosela ungu mesir = rp. 55.000,- perkg
rosela ungu sudan = rp. 45.000,- perkg
Beli eceran juga dilayani... Ketentuan dan syarat berlaku.
harga kemasan untuk rosella merah 45 gram : Rp. 8.000
harga khusus bagi yang mau grosir...
yang tertarik untuk dagang silahkan .
mau tanya-tanya dulu juga gak pa-pa.sms aja dl.
Alang 081 234 67763
Diposting oleh sd karangwaru1 TULUNGAGUNG di Kamis, Maret 04, 2010 0 komentar
Selasa, 23 Februari 2010
Diabetes pun Terjadi Pada Anak
“Dua tahun lalu, selepas pulang sekolah, tiba-tiba Ratih pingsan setelah muntah terus menerus. Saya panik dan memutuskan untuk membawanya ke klinik. Di klinik, dokter umumnya tidak memberitahukan diagnosis malahan mengeluarkan secarik kertas untuk merujuk anak saya ke rumah sakit swasta di Bekasi. Saya pun membawa Ratih kesana, setelah ditangani dokter anak, saya baru tahu kalau anak saya menderita diabetes. Saya tidak tahu bagaimana perasanku saat itu. Saya bingung kenapa diabetes bisa terjadi pada anakku. Pikiran saya, diabetes Cuma terjadi pada orang dewasa saja. Itu adalah kisah Suwardi (49) dan anaknya Ratih (13) yang merupakan penderita diabetes. Saat ini, Ratih sudah kembali pulih walau tetap menderita diabetes dan tetap melakukan rawat jalan tiap bulan di divisi Endokrinologi Anak, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Ratih adalah satu dari ratusan anak penderita diabetes di Indonesia. Insidensi diabetes pada anak di dunia mengalami tren peningkatan yaitu mencapai 17 per 100.000 anak per tahunnya. Di Indonesia menurut dr. Aman B Pulungan, ketua gugus tugas Endokrinologi Ikatan Dokter Anak Indonesia menyatakan insidensi diabetes mellitus pada anak di Indonesia diestimasikan sebesar 0,3 per 100.000 anak per tahunnya. Indonesia memiliki populasi anak sejumlah 80 juta anak, jadi diperkirakan terdapat 240 kasus baru diabetes mellitus anak per tahunnya.
Diabetes pada anak adalah kasus yang unik. Hal sederhana seperti pergi ke ulang tahun teman, bermain, dan bermalam di rumah teman pun memerlukan persiapan yang matang. Memeriksa kadar gula darah, menyediakan menu makanan yang tepat, dan menggunakan insulin atau obat lain dapat membuat seorang anak merasa berbeda dari teman sebayanya dan bagi mereka hal ini dirasakan sangat mengganggu. Ratih adalah anak yang riang sebelum didiagnosis diabetes namun setelah sakit, ia tidak mau lagi bermain dengan teman-temannya karena ia merasa berbeda dari temannya. “sebelum terkena diabetes, dia aktif bermain sepeda keliling perumahan bersama temannya.” Aktivitas belajarnya di sekolah juga terganggu. “Ratih malas sekali untuk belajar, ia mudah sekali merasa lemas setelah belajar hanya 10 menit. Nilainya jatuh dan peringkatnya juga turun sangat drastis, “Ratih sudah tidak rangking 10 besar lagi di kelasnya semenjak sakit”, tutur Suwardi. Beradaptasi dengan penyakitnya bagi seorang anak adalah hal yang tidak mudah. Menderita penyakit kronis seperti diabetes dapat menjadi tantangan emosional yang terkadang menjurus ke arah depresi. Berkonsultasi denganpsikiater atau psikolog dapat membantu anak dan keluarganya menyesuaikan dengan perubahan gaya hidup setelah sakit.
Dukungan keluarga bagi anak dengan diabetes adalah hal yang paling utama dan efektif. Edukasi tentang diabetes juga harus melibatkan keluarga. Keluarga dapat menjadi motor bersama dokter, edukator diabetes, ahli gizi, dan tenaga kesehatan lainnya dalam membantu anak dalam manajemen diabetes sehari-hari. Latar belakang pendidikan keluarga adalah isu menarik lainnya. Latar belakang pendidikan keluarga terutama orangtua yang rendah dapat menghambat perbaikan kondisi anak. Orangtua adalah kunci sukses dalam penanganan diabetes pada anak karena anak masih belum dapat mengurus dirinya sendiri. Orangtua harus memahami apakah diabetes itu, pengobatannya, penanganan gizinya, pencegahan untuk tidak jatuh ke keadaan kegawatdaruratan diabetes, dan penanganan pertama jika terjadi keadaaan gawat darurat. Anggota keluarga, guru, perawat, konselor, dan masyarakat dapat menyediakan informasi, dukungan, petunjuk, dan bantuan untuk membantu anak dan keluarga beradaptasi dengan diabetes. Keluarga juga sebaiknya diberi pemahaman tentang hal penting lain dalam penanganan diabetes seperti pendanaan, pelayanan sosial, dan konseling.
Hal lain yang harus diperhatikan pada anak dengan diabetes adalah masalah pendanaan. Diabetes adalah penyakit yang tidak sedikit memakan dana dalm hal pembiayaannya dan mahal karena biaya obat dan metode pendeteksiannya. Yati, salah satu orangtua dari anak dengan diabetes mengatakan kalau biaya berobata diabetes sangat mahal. “Saya harus membayar sampai lima ratus ribu rupiah hanya dalam sekali membeli obat dan itu sangat berat bagi saya. Saya tidak bekerja dan biaya pengobatan anak saya ditanggung oleh anak saya yang tertua yang bekerja hanya sebagai pelayan restoran. Yati tidak memiliki kartu Askeskin jadi dia harus membayar hampir 100 % dari biaya berobat. Kartu Askeskin adalah kartu yang dimiliki keluarga miskin di Indoensia yang membuat biaya pengoabatan jadi terjangkau. Alasan Yati tidak memiliki kartu Askeskin adalah alasan birokrasi yang mempersulit dirinya mengurus kartu Askeskin seperti waktu pembuatan yang lama dan harus membayar untuk administrasinya. Tapi, kisah lain dituturkan Suwardi. Ia memiliki kartu Askeskin sejak tiga tahun lalu ketika anaknya didiagnosis diabetes dan ia senang karena biaya pengobatan anaknya ditanggung hampir sepenuhnya oleh pemerintah.
Diabetes adalah kondisi yang membuat stress bagi anak dan keluarga. Orangtua harus waspada akan tanda – tanda depresi atau gangguan makan atau ketidakmauan menggunakan insulin. Orangtua harus menasehati anaknya yang menderita diabetes untuk menjauhi rokok, alkohol, dan zat psikotropik atau adiktif lainnya karena memang merokok pada penderita diabetes akan menungkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner jauh lebih besar daripada orang normal. Transisi ke anak yang tidak tergantung lagi ke orangtua tergantung usia dan tingkat maturitas anak dan hal tersebut terjadi berangsur-angsur. Kebanyakan anak usia sekolah dapat menyadari gejala kekurangan gula darah (hipoglikemia) dan mampu menggunakan alat monitor gula darah serta sudah dapat dilibatkan dalam pemilihan makanannya.
Berkemah dan peer groups anak dengan diabetes dapat menjadi wahana positif role models dan aktivitas kelompok. Penyemangatan dari sahabat senasib yang sama-sama menderita diabetes terkadang dapat membantu anak melakukan hal terkait pengobatan diabetes yang sebelumnya mereka takut kerjakan. Berbicara dengan anak lain yang menderita diabetes dapat membantu anak merasa kurang terisolasi dan tidak sendiri dalam menjalani penyakitnya sehingga memunculkan semangatnya dalam menjalani pengobatan diabetes. Anak memiliki kesempatan untuk membicarakan tentang masalah yang mereka hadapi dan juga dapat berbagi bagaimana pemecahan masalahnya. Sering kegiatan ini menantang anak secara fisik dan mengajarkan anak bagaimana menghadapi aktivitas yang banyak dan kemudian menyadari bahwa diabetes tidak seharusnya membatasi aktivitas mereka menjadi orang berguna di masyarakat.
Kerjasama tim
Karena diabetes tidak hanya menyebabkan masalah fisik tetapi juga emosi anak maka penatalaksanaannya membutuhkan integrasi penanganan yang holistik juga dari aspek fisik dan psikis yang sesuai dengan kebutuhan anak. Pada anak yang beranjak remaja maka penanganan juga harus memperhatikan kondisi psikis remaja yang memperhatikan otonomi dan independensi dari remaja. Penanganan diabetes pada anak dan remaja harua disediakan tim yang dapat menangani kondisi spesial dari aspek pengobatan, edukasi, gizi, dan aspek perilaku. Penanganan diabetes tidak bisa hanya sekali datang saja tetapi harus berkesinambungan.
Hal yang tidak boleh dilupakan dari dialog dengan Suwardi di awal artikel ini adalah pentingnya kampanye penyadaran ke dokter umum sebagai pemberi layanan kesehatan tingkat pertama. Dokter umu sebagai garda terdepan layanan kesehatan harus mengetahui bahwa diabetes juga dapat terjadi pada anak dan dokter umum juga harus tahu langkah pertama dalam penanganan diabetes pada anak. Masyarakat juga harus ambil bagian dalam kampanye ini karena mereka juga berhak tahu bahwa anakpun bisa terkena diabetes. Inilah mengapa organisasi diabetes dunia, World Diabetes Foundation (WDF) menyatakan bahwa 14 November tahun ini yang merupakan hari diabetes dunia lebih menitikberatkan pada diabetes anak.
Tiap 14 November, kita memperingati hari diabetes sedunia. Hampir tiap tahun, tema dari hari diabetes tersebut adalah penanganan diabetes pada orang dewasa tetapi tahun ini tema peringatan sangat berbeda yaitu diabetes pada anak dan remaja. Mengapa? Karena kasus diabetes pada anak dan remaja meningkat tiap tahunnya dan seringkali masyarakat masih memiliki opini bahwa diabetes hanya bisa terjadi pada dewasa. Tiap tahun kampaye hanya berisi kesadaran bahwa diabetes bisa terjadi pada dewasa dan tidak pernah ada pemberitaan tentang diabetes pada anak. 14 November ini seharusnya menjadi hari diabetes yang berbeda bagi Indonesia dengan mengakat topik diabetes pada anak. Semua elemen masyarakat mulai dari dokter, tenaga kesehatan, pemerintah, orangtua dan elemen masyarakat lainnya harus ikut aktif ambil bagian dalam kampanye kesadaran tentang diabetes pada anak dan remaja. Tujuannya menyadarkan masyarakat bahwa diabetes dapat terjadi pada anak dan remaja serta menyadarkan bahwa angka kejadian diabetes pada anak makin meningkat.
Pemerintah juga tidak boleh tinggal diam. Mereka dapat memfasilitasi adanya kampanye tentang diabetes pada anak. Pemerintah juga dapat membuat peraturan yang memberikan kemudahan bagi anak dengan diabetes. Pemerintah Amerika Serikat misalnya telah membuat peraturan yang memberikan kemudahan pada anak dengan disabilitas termasuk anak dengan diabetes. Peraturan tersebut menyatakan bahwa pelajar yang menderita diabetes diberikan pelajaran dalam lingkungan yang aman dan memberikan akses yang sama bagi tiap pelajar.
Diposting oleh sd karangwaru1 TULUNGAGUNG di Selasa, Februari 23, 2010 0 komentar
Label: kesehatan
Antisipasi Akibat Fatal Demam Berdarah
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, selama periode Januari sampai Februari 2009 tercatat 4.290 pasien DBDm, dimana 1 orang diantaranya meninggal. Jakarta timur 1.279 orang dan 4 orang meninggal. Jakarta Selatan 1.247 orang dan 1 orang meninggal, Jakarta Utara tercatat 817 pasien DBD dan 1 orang meninggal, Jakarta Barat terdapat 482 pasien dengan 2 orang meninggal dan terakhir Jakarta Pusat dengan 464 pasien dan 4 orang diantaranya meninggal. Demikian dikatakan Dr. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB dalam acara PAPDI Forum tentang "Antisipasi Akibat Fatal Demam Berdarah", yang diselenggarakan belum lama ini (23/4) di Jakarta.
Dr. Ari mengatakan, bahwa penyakit Infeksi demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh virus DHF tampaknya akan selalu ada di bumi Indonesia ini. Penyakit DBD ini merupakan penyakit endemis yang selalu kita temukan sepanjang tahun dan jumlah kasusnya akan meningkat pada waktu-waktu tertentu terutama pada masa Pancaroba factor penyebab infeksi ini dibawa oleh Nyamuk Aedes Aegypti, dengan masa inkubasi waktu dari masuknya virus ke tubuh sampai timbulnya penyakit adalah 4 sampai 6 hari. Tidak ada terapi yang spesifik untuk demam berdarah prinsip utama adalah terapi suportif diagnosis yang cepat serta terapi yang tepat yaitu menjaga volume cairan di dalam tubuh dan kebutuhan makanan dan cairan terutama bila pasien sulit makan dan minum, dll, sehingga angka kematian dapat ditekan hingga kurang dari 1 %.
"Gerakan-gerakan pemberantasan yang dilakukan sampai sejauh ini belum melibatkan masyarakat secara luas. Sebagian besar gerakan yang dilakukan hanya satu arah dari pemerintah. Jika ada kunjungan pejabat turun kebawah seolah-olah tampaknya masyarakat sudah bergerak, dan disisi lain memang pemerintah sudah menyebar poster-poster tentang penyakit ini dan mencanangkan gerakan 3M (menutup, Menguras, Mengubur) namun belum ada evaluasi mengenai langkah-langkah ini apakah efektif atau tidak. Tetapi yang jelas kasus DBD selalu ada di masyarakat dan selalu ada kasus yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Potensi masyarakat belum digaji secara maksimal", ujar Dr. Ari.
Sementara itu Dr. Leonard Nainggolan, SpPD KPTI mengatakan, pasien demam berdarah dengue (DBD) yang berbadan gemuk akan lebih berat menderita dibandingkan pasien yang tidak gemuk. Sebab, total "body water" pada orang gemuk jauh lebih sedikit dibanding orang normal. Risiko DBD bukan terletak hanya pada menurunnya trombosit, tapi kekurangan cairan pada tubuh pasien bisa berakibat fatal pada kematian.
"DBD hingga saat ini tidak ada obatnya, tapi DBD bisa sembuh sendiri sesuai pulih atau tidaknya tubuh pasien itu sendiri. Yang terpenting pada pasien DBD memperhatikan siklus waktu terjadinya demam. Siklus waktu bisa mempredikasi kapan masa kritis dan pemulihan pasien berlangsung", tegasnya.
Menurut Dr. Leonard, pasien DBD mengalami kekurangan cairan pada tubuhnya. Sementara pasien muntaber terjadi pengeluaran cairan lewat mulut karena muntah dan buang air besar sehingga terjadi dehidrasi. Sedangkan pasien DBD, dehidrasi juga dialami melalui cairan pembuluh darah. Dehidrasi ini terjadi di dalam tubuh.
"Disebut masa kritis jika terjadi kebocaran plasma yang menyebabkan trombosit rendah. Namun harus diingat, setiap pasien kondisinya akan berbeda satu dengan lainnya, begitu pula pembuluh darahnya", ujarnya.
Dr. Leonard mengatakan, ada pasien yang trombositnya sudah sangat rendah, tapi karena pembuluh darahnya agak tebal tidak mudah pecah dan berdarah-darah. Sebaliknya, ada yang pembuluh darahnya tipis, begitu plasmanya pecah terjadi pendarahan hebat. Padahal trombositnya bagus.
Diposting oleh sd karangwaru1 TULUNGAGUNG di Selasa, Februari 23, 2010 0 komentar
Label: kesehatan
Virus Influenza H1N1
Pada Maret dan April 2009, wabah influenza di Meksiko telah menyebabkan 192 kasus dan 26 kematian akibat strain baru dari virus influenza H1N1. Pada 28 April 2009, strain baru virus influenza tersebut telah menginfeksi lebih dari 2.500 orang dengan 152 orang meninggal di Meksiko. Centers for Disease Control (CDC) Amerika Serikat telah memperingatkan kemungkinan perkembangan ke arah pandemi. Pada 27 April 2009, badan kesehatan dunia World Health Organization meningkatkan status kewaspadaan dari level 3 ke level 4 (maksimal level 6), karena transmisi virus dari manusia ke manusia secara berkesinambungan telah terbukti terjadi.
Awal mula munculnya strain baru ini tidak diketahui pasti tetapi kasus infeksi pada manusia pertama terjadi di dekat sebuah peternakan babi di La Gloria, Veracruz, Meksiko. Edgar Hernandez, seorang anak berusia 4 tahun, awalnya didiagnosis menderita flu biasa tetapi tes laboratorium membuktikan bahwa Edgar terkena flu babi (swine flu).
Dr. Anne Schuchat, interim Deputi Direktur CDC menyatakan virus flu Meksiko yang diisolasi dari pasien di Amerika Serikat terdiri dari empat elemen genetik virus influenza yang berbeda yaitu virus North American Mexican influenza, North American avian influenza, human influenza, dan swine influenza- "suatu campuran genetik yang tidak umum." Strain baru terbentuk dari proses reassortment virus influenza manusia dan influenza babi pada empat strain berbeda dari subtipe H1N1. Virus influenza mengalami reassortment karena ada perubahan antigenik. Oleh karena pada kasus flu Meksiko ini virus belum diisolasikan dari hewan maka sampai sekarang organisasi kesehatan hewan dunia World Organization for Animal Health (OIE) menamakan virus ini sebagai flu Meksiko.
Pandemi influenza
Ada kekhawatiran bahwa epidemic H1N1 influenza atau flu babi (Swine Flu) di Meksiko akan menjadi pandemi seperti diutarakan CDC. Pandemi influenza adalah epidemi dari virus influenza yang menyebar ke seluruh dunia dan menginfeksi sebagian besar populasi manusia. Berlawanan dengan epidemi flu yang berlangsung reguler, pandemi terjadi dalam waktu yang tidak beraturan. Sekurang-kurangnya terdapat tiga pandemi flu dalam satu abad terakhir yaitu flu Spanyol tahun 1918, flu Asia tahun 1959, dan flu Hong Kong tahun 1968.
Flu Spanyol tahun 1918 adalah pandemi influenza yang menyebar hampir ke seluruh dunia. Kejadian ini disebabkan oleh virus Influenza A subtipe H1N1 yang sangat virulen. Data sejarah dan epidemiologi kurang adekuat untuk dapat mengidentifikasi asal virus ini tetapi Sekutu pada Perang Dunia I menyebutnya sebagai flu Spanyol karena kejadian ini baru mendapat perhatian besar dari pers ketika virus ini mulai menyerang Spanyol pada November 1918. Pandemi terjadi dari bulan Maret 1918 sampai Juni 1920 menyebar dari Arktik sampai pulau Samoa di samudera Pasifik. Diestimasikan terdapat 20 sampai 100 juta orang meninggal di seluruh dunia karena virus ini.
Strain baru influenza
Pandemi influenza terjadi ketika strain baru virus influenza mengalami transmisi dari hewan ke manusia. Hewan yang berperan penting dalam transmisi strain baru virus ke manusia antara lain babi, ayam dan bebek. Strain baru ini tidak terpengaruh oleh sistem imunitas tubuh yang sudah ada sehingga akibatnya dapat menginfeksi banyak populasi manusia secara cepat.
Influenza adalah penyakit infeksi pada burung dan mamalia yang disebabkan oleh virus RNA dari keluarga Orthomyxoviridae. Virus H1N1 adalah subtipe virus influenza A dan penyebab utama influenza pada manusia. Beberapa strain H1N1 endemik pada manusia sementara beberapa strain lainnya endemik pada babi dan burung. Virus influenza memiliki angka mutasi yang tinggi yang merupakan karakteristik virus RNA. Kemampuan strain virus influenza untuk memilih inangnya adalah karena adanya variasi pada gen hemagglutinin. Mutasi pada gen hemaglutinin akan menyebabkan substitusi satu asam amino yang secara signifikan mengubah kemampuan protein hemaglutinin virus untuk mengikat reseptor pada permukaan sel inang. Mutasi inilah yang dapat mengubah virus influenza dari non virulen menjadi sangat virulen ke manusia.
Manifestasi klinis
Menurut CDC, gejala flu Meksiko atau flu babi serupa dengan gejala influenza pada umumnya. Gejalanya meliputi demam, batuk, nyeri tenggorok, nyeri otot, sakit kepala, menggigil, dan rasa lelah. Pada beberapa kasus terdapat gejala diare dan muntah. Pada flu Spanyol tahun 1918 bahkan gejalanya menyerupai penyakit dengue, kolera, dan typhoid sehingga sering sekali terjadi misdiagnosis. Karena gejalanya yang tidak spesifik maka untuk menegakkan diagnosis flu Meksiko diperlukan riwayat kontak dengan penderita flu Meksiko yang sudah terkonfirmasi. CDC Amerika Serikat bahkan menyarankan dokter di wilayah Amerika Serikat untuk mempertimbangkan diagnosis infeksi flu Meksiko atau flu babi pada pasien dengan gejala infeksi saluran nafas atas disertai demam yang mengalami kontak dengan penderita yang sudah dikonfirmasi menderita flu babi atau kontak dengan pasien flu babi di 5 negara bagian di Amerika Serikat atau riwayat bepergian ke Meksiko dalam kurun waktu tujuh hari sebelum muncul gejala flu. Diagnosis harus selalu dikonfirmasikan dengan pemeriksaan laboratorium dari sampel saluran nafas seperti apusan hidung atau tenggorok.
Rute infeksi di manusia
Kesimpulan dari beberapa penelitian menyatakan bahwa angka kematian yang besar pada flu Meksiko terjadi karena adanya badai sitokin di tubuh akibat dari sistem kekebalan tubuh yang sangat bereaksi terhadap virus sehingga malah menghancurkan tubuh. Hal tersebut menjelaskan pertanyaan mengapa infeksi sebagian besar terjadi pada orang usia muda dan sehat. Hal tersebut karena orang usia muda dan sehatlah yang memiliki kekebalan tubuh yang baik sebelum terjadi infeksi sehingga memiliki kecenderungan mengalami reaksi berlebihan terhadap virus. Umumnya, virus influenza ditransmisikan dari manusia yang terinfeksi melalui udara saat batuk atau bersin sehingga droplet berisi virus keluar atau bisa ditransmisikan dari unggas yang terinfeksi melalui fesesnya. Influenza juga ditransmisikan melalu air ludah, ingus, feses, dan darah. Infeksi terjadi ketika hemaglutinin virus influenza menyentuh permukaan epitel tubuh terutama yang mempunyai reseptor virus seperti di hidung, tenggorok, dan saluran nafas. Virus flu dapat tetap infeksius selama satu minggu pada suhu tubuh manusia dan bertahan 30 hari pada suhu 0°C. Beberapa strain virus influenza dapat dengan mudah diinaktivasi oleh disinfektan dan deterjen.
Solusi untuk pencegahan dan terapi
Pencegahan dari flu Meksiko atau flu babi terdiri dari tiga komponen yaitu pencegahan pada hewan, pencegahan transmisi hewan ke manusia, dan pencegahan transmisi antar manusia. Pencegahan pada hewan termasuk pemberian vaksin pada hewan yang terbukti sangat ampuh jika strain virus dalam vaksin cocok dengan strain virus di lingkungan sehingga memiliki efek proteksi silang yang signifikan.
Kasus transmisi virus influenza dari hewan ke manusia yang bekerja di peternakan babi ditemukan pada sebuah penelitian tahun 2004 oleh University of Iowa. Pekerja di peternakan babi dan unggas memiliki risiko tinggi untuk terkena transmisi virus dari hewan dan proses reassortment dapat terjadi. Vaksinasi influenza sering diberikan pada pekerja peternakan di negara maju tapi ternyata vaksin tersebut tidak memiliki efek proteksi karena perbedaan antigen yang besar.
Rekomendasi untuk mencegah penyebaran virus antar manusia termasuk penggunaan protokol standar pengawasan infeksi influenza. Termasuk tindakan mencuci tangan sesering mungkin terutama jika setelah bepergian ke luar rumah. Tindakan mencuci tangan dapat menggunakan sabun, air, atau alkohol. Virus influenza ternyata tidak hanya dapat menyebar melalui droplet tetapi dapat juga ditransmisikan melalui jari tangan ke mulut, hidung, atau mata. Pada kasus pandemi, WHO merekomendasikan empat langkah untuk mengurangi penyebaran virus yaitu isolasi dan terapi segera pada penderita baik yang baru dicurigai maupun sudah terbukti menderita flu babi, karantina bagi rumah tangga yang mengalami kontak dengan penderita, meliburkan sekolah dan merubah jam kerja, serta menunda pertemuan yang bersifat masal.
Obat antivirus terutama inhibitor neuraminidase terbukti efektif dalam mengatasi flu babi. CDC merekomendasikan penggunaan oseltamivir dan zanamivir untuk mencegah resistensi. Amantadine dan rimantadine tidak digunakan karena dari sampel pasien flu Meksiko terbukti bahwa virus pada flu babi resisten terhadap amantadine dan rimantadine. Tetapi, sebagian besar pasien sembuh sempurna tanpa memerlukan obat antivirus.
Belajar dari avian flu
Indonesia memiliki pengalaman menangani avian flu. Pengalaman seperti tidak ada lagi keterlambatan dalam deteksi, pencanangan gerakan nasional, persiapan rumah sakit rujukan, melakukan cegah tangkal terhadap penderita dari negara terinfeksi flu babi, program kampanye kesadaran masyarakat, dan pembuatan peraturan untuk menyokong program pencegahan dapat membuat rakyat Indonesia sadar dan siap untuk menghadapi penyakit ini. Program pencegahan flu babi harus dibuat segera. Fokus program harus pada memaksimalkan cakupan deteksi dini dan pusat pelayanan yang siaga. Mortalitas dapat dicegah jika program pencegahan diletakkan pada pilar pertama. Ini adalah kesempatan besar bagi pemerintah untuk melindungi rakyatnya dari ancaman penyakit mematikan. Bukankah pencegahan selalu lebih baik?
Penulis adalah lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Diposting oleh sd karangwaru1 TULUNGAGUNG di Selasa, Februari 23, 2010 0 komentar
Label: kesehatan
Virus Influenza H1N1
Pada Maret dan April 2009, wabah influenza di Meksiko telah menyebabkan 192 kasus dan 26 kematian akibat strain baru dari virus influenza H1N1. Pada 28 April 2009, strain baru virus influenza tersebut telah menginfeksi lebih dari 2.500 orang dengan 152 orang meninggal di Meksiko. Centers for Disease Control (CDC) Amerika Serikat telah memperingatkan kemungkinan perkembangan ke arah pandemi. Pada 27 April 2009, badan kesehatan dunia World Health Organization meningkatkan status kewaspadaan dari level 3 ke level 4 (maksimal level 6), karena transmisi virus dari manusia ke manusia secara berkesinambungan telah terbukti terjadi.
Awal mula munculnya strain baru ini tidak diketahui pasti tetapi kasus infeksi pada manusia pertama terjadi di dekat sebuah peternakan babi di La Gloria, Veracruz, Meksiko. Edgar Hernandez, seorang anak berusia 4 tahun, awalnya didiagnosis menderita flu biasa tetapi tes laboratorium membuktikan bahwa Edgar terkena flu babi (swine flu).
Dr. Anne Schuchat, interim Deputi Direktur CDC menyatakan virus flu Meksiko yang diisolasi dari pasien di Amerika Serikat terdiri dari empat elemen genetik virus influenza yang berbeda yaitu virus North American Mexican influenza, North American avian influenza, human influenza, dan swine influenza- "suatu campuran genetik yang tidak umum." Strain baru terbentuk dari proses reassortment virus influenza manusia dan influenza babi pada empat strain berbeda dari subtipe H1N1. Virus influenza mengalami reassortment karena ada perubahan antigenik. Oleh karena pada kasus flu Meksiko ini virus belum diisolasikan dari hewan maka sampai sekarang organisasi kesehatan hewan dunia World Organization for Animal Health (OIE) menamakan virus ini sebagai flu Meksiko.
Pandemi influenza
Ada kekhawatiran bahwa epidemic H1N1 influenza atau flu babi (Swine Flu) di Meksiko akan menjadi pandemi seperti diutarakan CDC. Pandemi influenza adalah epidemi dari virus influenza yang menyebar ke seluruh dunia dan menginfeksi sebagian besar populasi manusia. Berlawanan dengan epidemi flu yang berlangsung reguler, pandemi terjadi dalam waktu yang tidak beraturan. Sekurang-kurangnya terdapat tiga pandemi flu dalam satu abad terakhir yaitu flu Spanyol tahun 1918, flu Asia tahun 1959, dan flu Hong Kong tahun 1968.
Flu Spanyol tahun 1918 adalah pandemi influenza yang menyebar hampir ke seluruh dunia. Kejadian ini disebabkan oleh virus Influenza A subtipe H1N1 yang sangat virulen. Data sejarah dan epidemiologi kurang adekuat untuk dapat mengidentifikasi asal virus ini tetapi Sekutu pada Perang Dunia I menyebutnya sebagai flu Spanyol karena kejadian ini baru mendapat perhatian besar dari pers ketika virus ini mulai menyerang Spanyol pada November 1918. Pandemi terjadi dari bulan Maret 1918 sampai Juni 1920 menyebar dari Arktik sampai pulau Samoa di samudera Pasifik. Diestimasikan terdapat 20 sampai 100 juta orang meninggal di seluruh dunia karena virus ini.
Strain baru influenza
Pandemi influenza terjadi ketika strain baru virus influenza mengalami transmisi dari hewan ke manusia. Hewan yang berperan penting dalam transmisi strain baru virus ke manusia antara lain babi, ayam dan bebek. Strain baru ini tidak terpengaruh oleh sistem imunitas tubuh yang sudah ada sehingga akibatnya dapat menginfeksi banyak populasi manusia secara cepat.
Influenza adalah penyakit infeksi pada burung dan mamalia yang disebabkan oleh virus RNA dari keluarga Orthomyxoviridae. Virus H1N1 adalah subtipe virus influenza A dan penyebab utama influenza pada manusia. Beberapa strain H1N1 endemik pada manusia sementara beberapa strain lainnya endemik pada babi dan burung. Virus influenza memiliki angka mutasi yang tinggi yang merupakan karakteristik virus RNA. Kemampuan strain virus influenza untuk memilih inangnya adalah karena adanya variasi pada gen hemagglutinin. Mutasi pada gen hemaglutinin akan menyebabkan substitusi satu asam amino yang secara signifikan mengubah kemampuan protein hemaglutinin virus untuk mengikat reseptor pada permukaan sel inang. Mutasi inilah yang dapat mengubah virus influenza dari non virulen menjadi sangat virulen ke manusia.
Manifestasi klinis
Menurut CDC, gejala flu Meksiko atau flu babi serupa dengan gejala influenza pada umumnya. Gejalanya meliputi demam, batuk, nyeri tenggorok, nyeri otot, sakit kepala, menggigil, dan rasa lelah. Pada beberapa kasus terdapat gejala diare dan muntah. Pada flu Spanyol tahun 1918 bahkan gejalanya menyerupai penyakit dengue, kolera, dan typhoid sehingga sering sekali terjadi misdiagnosis. Karena gejalanya yang tidak spesifik maka untuk menegakkan diagnosis flu Meksiko diperlukan riwayat kontak dengan penderita flu Meksiko yang sudah terkonfirmasi. CDC Amerika Serikat bahkan menyarankan dokter di wilayah Amerika Serikat untuk mempertimbangkan diagnosis infeksi flu Meksiko atau flu babi pada pasien dengan gejala infeksi saluran nafas atas disertai demam yang mengalami kontak dengan penderita yang sudah dikonfirmasi menderita flu babi atau kontak dengan pasien flu babi di 5 negara bagian di Amerika Serikat atau riwayat bepergian ke Meksiko dalam kurun waktu tujuh hari sebelum muncul gejala flu. Diagnosis harus selalu dikonfirmasikan dengan pemeriksaan laboratorium dari sampel saluran nafas seperti apusan hidung atau tenggorok.
Rute infeksi di manusia
Kesimpulan dari beberapa penelitian menyatakan bahwa angka kematian yang besar pada flu Meksiko terjadi karena adanya badai sitokin di tubuh akibat dari sistem kekebalan tubuh yang sangat bereaksi terhadap virus sehingga malah menghancurkan tubuh. Hal tersebut menjelaskan pertanyaan mengapa infeksi sebagian besar terjadi pada orang usia muda dan sehat. Hal tersebut karena orang usia muda dan sehatlah yang memiliki kekebalan tubuh yang baik sebelum terjadi infeksi sehingga memiliki kecenderungan mengalami reaksi berlebihan terhadap virus. Umumnya, virus influenza ditransmisikan dari manusia yang terinfeksi melalui udara saat batuk atau bersin sehingga droplet berisi virus keluar atau bisa ditransmisikan dari unggas yang terinfeksi melalui fesesnya. Influenza juga ditransmisikan melalu air ludah, ingus, feses, dan darah. Infeksi terjadi ketika hemaglutinin virus influenza menyentuh permukaan epitel tubuh terutama yang mempunyai reseptor virus seperti di hidung, tenggorok, dan saluran nafas. Virus flu dapat tetap infeksius selama satu minggu pada suhu tubuh manusia dan bertahan 30 hari pada suhu 0°C. Beberapa strain virus influenza dapat dengan mudah diinaktivasi oleh disinfektan dan deterjen.
Solusi untuk pencegahan dan terapi
Pencegahan dari flu Meksiko atau flu babi terdiri dari tiga komponen yaitu pencegahan pada hewan, pencegahan transmisi hewan ke manusia, dan pencegahan transmisi antar manusia. Pencegahan pada hewan termasuk pemberian vaksin pada hewan yang terbukti sangat ampuh jika strain virus dalam vaksin cocok dengan strain virus di lingkungan sehingga memiliki efek proteksi silang yang signifikan.
Kasus transmisi virus influenza dari hewan ke manusia yang bekerja di peternakan babi ditemukan pada sebuah penelitian tahun 2004 oleh University of Iowa. Pekerja di peternakan babi dan unggas memiliki risiko tinggi untuk terkena transmisi virus dari hewan dan proses reassortment dapat terjadi. Vaksinasi influenza sering diberikan pada pekerja peternakan di negara maju tapi ternyata vaksin tersebut tidak memiliki efek proteksi karena perbedaan antigen yang besar.
Rekomendasi untuk mencegah penyebaran virus antar manusia termasuk penggunaan protokol standar pengawasan infeksi influenza. Termasuk tindakan mencuci tangan sesering mungkin terutama jika setelah bepergian ke luar rumah. Tindakan mencuci tangan dapat menggunakan sabun, air, atau alkohol. Virus influenza ternyata tidak hanya dapat menyebar melalui droplet tetapi dapat juga ditransmisikan melalui jari tangan ke mulut, hidung, atau mata. Pada kasus pandemi, WHO merekomendasikan empat langkah untuk mengurangi penyebaran virus yaitu isolasi dan terapi segera pada penderita baik yang baru dicurigai maupun sudah terbukti menderita flu babi, karantina bagi rumah tangga yang mengalami kontak dengan penderita, meliburkan sekolah dan merubah jam kerja, serta menunda pertemuan yang bersifat masal.
Obat antivirus terutama inhibitor neuraminidase terbukti efektif dalam mengatasi flu babi. CDC merekomendasikan penggunaan oseltamivir dan zanamivir untuk mencegah resistensi. Amantadine dan rimantadine tidak digunakan karena dari sampel pasien flu Meksiko terbukti bahwa virus pada flu babi resisten terhadap amantadine dan rimantadine. Tetapi, sebagian besar pasien sembuh sempurna tanpa memerlukan obat antivirus.
Belajar dari avian flu
Indonesia memiliki pengalaman menangani avian flu. Pengalaman seperti tidak ada lagi keterlambatan dalam deteksi, pencanangan gerakan nasional, persiapan rumah sakit rujukan, melakukan cegah tangkal terhadap penderita dari negara terinfeksi flu babi, program kampanye kesadaran masyarakat, dan pembuatan peraturan untuk menyokong program pencegahan dapat membuat rakyat Indonesia sadar dan siap untuk menghadapi penyakit ini. Program pencegahan flu babi harus dibuat segera. Fokus program harus pada memaksimalkan cakupan deteksi dini dan pusat pelayanan yang siaga. Mortalitas dapat dicegah jika program pencegahan diletakkan pada pilar pertama. Ini adalah kesempatan besar bagi pemerintah untuk melindungi rakyatnya dari ancaman penyakit mematikan. Bukankah pencegahan selalu lebih baik?
Penulis adalah lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Diposting oleh sd karangwaru1 TULUNGAGUNG di Selasa, Februari 23, 2010 0 komentar
Label: kesehatan
Selasa, 10 November 2009
Hasil Pemugaran gedung SDN 1 Karangwaru tulungagung
Diposting oleh sd karangwaru1 TULUNGAGUNG di Selasa, November 10, 2009 1 komentar
Pemugaran Gedung Lama kls II dari dana DAK 2009
Rehab gedung yang terletak di belakang bagian utara SDN 1 Karangwaru yang notabene memang perlu diperbaharui Oleh Fihak sekolah akhirnya dapat terselesaikan dengan bantuan DAK (Dana Alokasi Khusus) 2009.dan syukur alhamdulillah proses perbaikan Kelas tersebut tidak mengalami kendala.
Hal ini tentunya akan bisa menambah kelancaran dalam proses belajar mengajar dan diharapkan bisa memajukan dunia pendidikan khususya bagi putra putri SDN 1 Karangwaru tulungagung.
Diposting oleh sd karangwaru1 TULUNGAGUNG di Selasa, November 10, 2009 0 komentar
Sabtu, 04 Juli 2009
PRESIDEN PRESIDEN INDONESIA
1.
Profile Presiden Soekarno
LATAR BELAKANG KELUARGA
Soekarno lahir 06 Juni 1901 di Surabaya dari pasangan Sukemi Sosrodihardjo(seorang guru) dan Ida ayu Nyoman Rai(bangsawan Bali) yang lebih dikenal Idayu. Mula-mula namanya Koesnososro Soekarno, tetapi karena sering sakit waktu kecil, kemudian di panggil Soekarno saja.
LATAR BELAKANG PENDIDIKAN
Pada usia hampir 13 tahun, Soekarno tamat sekolah Dasar Bumiputera di Mojokerto,melanjutkan kesekolah dasar Belanda dan lulus pada usia 14 tahuN dengan sekaligus mengantungi ijazah ujian calon pegawai negeri rendahan. Melanjutkan ke HBS di Surabaya dan tinggal di rumah HOS Tjokroaminoto, seorang pemimpin sarekat islam, setelah lulus masuk tehnische Hoge School, Institut Teknologi Bandung, sambil terus bergerak dibidang poliyik yang dimulai sejak di Surabaya. Soekarno memimpin studi klub di Bandung bersama iskaq dan anwari, lulus lulus sebagai insinyur tahun 1925.
JENJANG KARIER
Bersama-sama dengan sartono,anwari, samsi tilaar, sujdjadi , iskak tjokroadisuryo, budiarto tjipto mangunkusumo, dan sunario, tanggal 04 Juni 1927 mendirikan perserikatan Nasional Indonesia(PNI) yang kemudian diubah menjadi Partai Nasional Indonesia(PNI). Soekarno ditangkap di Yogyakarta 29 Desember 1929, ditahan dipenjara Banceuy, diadili tahun 1930 dengan pidato pembelaan diri Indonesia menggugat, divonis penjara 4 tahun di penjara Sukamiskin. Keluar dari penjara tahun 1932, aktivitasnya membakar semangat rakyat semakin besar . di tangkap lagi dadakan karena menyebarkan risalah Mencapai Indonesia Merdeka dan diasingkan ke ende Flores. Selama 4 tahun dipengasingan ende , pada 14 Febuari 1938 dipindah ke Bengkulu. Tahun 1945 Soekarno dan Hatta sudah yakin jepang itu penjajah. Soekarno bersama Hatta mendirikan Putera(pusat tenaga Rakyat) karena jepang tahu maksudnya dibelokan untuk kemerdekaan. Seolah-olah simpati pada kemerdekaan jepang maendirikan Badan Penyelidikan Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) 28 Mei 1945. 17 Agustus 1945 teks Proklamasi di bacakan di kediaman Soekarno. Sehari setelah Indonesia merdeka, panitia persiapan kemerdekaan kemudian mengesahkan Soekarno sebagai presiden pertama RI dan Hatta sebagai Wapres.
PRESTASI
01 juni 1945 Soekarno menyampaikan visi tentang falsafah dan dasar Negara yang kemudian dikenal sebagai hari lahir pancasila. Pada tanggal 18-25 april 1955 Soekarno membawa Indonesia berhasil menyelenggarakan Konferesi Asia Afrika di Bandung. 05 juli 1959 Soekarno mengeluarkan dekrit yang menyatakan berlakunya kembali UUD 1945. 30 september 1960 Soekarno mengingatkan pembebasan Irian Barat dan direalisasikan dengan Trikora. 14 Januari 1999 mendapat tanda penghargaan lencana tugas kencana, sebagian dari sederet gelar lainya, termasuk 27 gelar doctor kehormatan.
PROFIL SOEHARTO
Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia. Beliau lahir di Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 Juni 1921. Bapaknya bernama Kertosudiro seorang petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa, sedangkan ibunya bernama Sukirah.
Soeharto masuk sekolah tatkala berusia delapan tahun, tetapi sering pindah. Semula disekolahkan di Sekolah Desa (SD) Puluhan, Godean. Lalu pindah ke SD Pedes, lantaran ibunya dan suaminya, Pak Pramono pindah rumah, ke Kemusuk Kidul. Namun, Pak Kertosudiro lantas memindahkannya ke Wuryantoro. Soeharto dititipkan di rumah adik perempuannya yang menikah dengan Prawirowihardjo, seorang mantri tani.
Sampai akhirnya terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Tengah pada tahun 1941. Beliau resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945. Pada tahun 1947, Soeharto menikah dengan Siti Hartinah seorang anak pegawai Mangkunegaran.
Perkawinan Letkol Soeharto dan Siti Hartinah dilangsungkan tanggal 26 Desember 1947 di Solo. Waktu itu usia Soeharto 26 tahun dan Hartinah 24 tahun. Mereka dikaruniai enam putra dan putri; Siti Hardiyanti Hastuti, Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Herijadi, Hutomo Mandala Putra dan Siti Hutami Endang Adiningsih.
Jenderal Besar H.M. Soeharto telah menapaki perjalanan panjang di dalam karir militer dan politiknya. Di kemiliteran, Pak Harto memulainya dari pangkat sersan tentara KNIL, kemudian komandan PETA, komandan resimen dengan pangkat Mayor dan komandan batalyon berpangkat Letnan Kolonel.
Pada tahun 1949, dia berhasil memimpin pasukannya merebut kembali kota Yogyakarta dari tangan penjajah Belanda saat itu. Beliau juga pernah menjadi Pengawal Panglima Besar Sudirman. Selain itu juga pernah menjadi Panglima Mandala (pembebasan Irian Barat).
Tanggal 1 Oktober 1965, meletus G-30-S/PKI. Soeharto mengambil alih pimpinan Angkatan Darat. Selain dikukuhkan sebagai Pangad, Jenderal Soeharto ditunjuk sebagai Pangkopkamtib oleh Presiden Soekarno. Bulan Maret 1966, Jenderal Soeharto menerima Surat Perintah 11 Maret dari Presiden Soekarno. Tugasnya, mengembalikan keamanan dan ketertiban serta mengamankan ajaran-ajaran Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno.
Karena situasi politik yang memburuk setelah meletusnya G-30-S/PKI, Sidang Istimewa MPRS, Maret 1967, menunjuk Pak Harto sebagai Pejabat Presiden, dikukuhkan selaku Presiden RI Kedua, Maret 1968. Pak Harto memerintah lebih dari tiga dasa warsa lewat enam kali Pemilu, sampai ia mengundurkan diri, 21 Mei 1998. (Dari Berbagai Sumber)
PROFIL B.J HABIBIE
Masa Muda
Prof. Dr. Ing. -Dr. Sc. H.C. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie atau dikenal sebagai BJ Habibie (72 tahun) merupakan pria Pare-Pare (Sulawesi Selatan) kelahiran 25 Juni 1936. Habibie menjadi Presiden ke-3 Indonesia selama 1.4 tahun dan Wakil Presiden RI ke-7 hanya 2 bulan. Habibie merupakan “blaster” antara orang Jawa [ibunya] dengan orang Makasar/Pare-Pare [ayahnya].
Foto : BJ Habibie
Dimasa kecil, Habibie telah menunjukkan sifat cerdas dan semangat tingginya pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Selama 1 tahun, ia kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB), dan selanjutnya pada tahun 1955 beliau dikirim oleh ibunya (R.A. Tuti Marini Puspowardoyo) ke Jerman untuk melanjutkan studi di Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule. Habibie mengeluti bidang Desain dan Konstruksi Pesawat di Fakultas Teknik Mesin. Selama lima tahun studi di Jerman akhirnya Habibie memperoleh gelar Dilpom-Ingenenieur atau diploma teknik (catatan : diploma teknik di Jerman umumnya disetarakan dengan gelar Master/S2 di negara lain) dengan predikat summa ***** laude.
Habibie tidak berhenti dengan diploma tekniknya. Ia melanjutkan studinya hingga jenjang doktoral. Ia mendalami bidang Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang. Tahun 1965, Habibie menyelesaikan studi S-3 nya dan mendapat gelar Doktor Ingenieur (Doktor Teknik) dengan indeks prestasi summa ***** laude.
Karir di Industri
Setelah menyelesaikan pendidikan doktoral, BJ Habibie mengawali karir di Jerman dengan menjadi Kepala Penelitian dan Pengembangan pada Analisis Struktrur di Messerschmitt-Bölkow-Blohm atau MBB Hamburg (1965-1969), dan kemudian menjabat Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada industri pesawat terbang komersial dan militer di MBB (1969-1973). Atas kinerja dan kebriliannya, 4 tahun kemudian, ia dipercaya sebagai Vice President sekaligus Direktur Teknologi di MBB periode 1973-1978 serta menjadi Penasihast Senior bidang teknologi untuk Dewan Direktur MBB (1978 ).
Sebelum memasuki usia 40 tahun, Habibie memiliki karir yang sangat cemerlang, secemerlang ilmunya dalam desain dan konstruksi pesawat terbang. Habibie menjadi “permata” yang sangat berharga bagi negeri Jerman dan iapun mendapat “kedudukan terhormat”, baik secara materi maupun intelektualitas oleh orang Jerman. Selama bekerja di MBB Jerman, Habibie menyumbang berbagai hasil penelitian dan sejumlah teori untuk ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang Thermodinamika, Konstruksi dan Aerodinamika. Beberapa rumusan teorinya dikenal dalam dunia pesawat terbang seperti “Habibie Factor“, “Habibie Theorem” dan “Habibie Method“.
Kembali ke Indonesia
Pada tahun 1974, (Alm) Presiden Soeharto mengirim Ibnu Sutowo ke Jerman untuk menemui seraya membujuk Habibie pulang ke Indonesia. Karena rasa hormatnya pada Pak Harto sekaligus keinginannya untuk memberi sumbangsih teknologi pada bangsa ini, akhirnya Habibie pun pulang ke Indonesia pada tahun 1974 di usia 38 tahun. Iapun diangkat menjadi penasihat pemerintah (langsung dibawah Presiden) di bidang teknologi pesawat terbang dan teknologi tinggi hingga tahun 1978. Meskipun demikian dari tahun 1974-1978, Habibie masih sering pulang pergi ke Jerman karena masih menjabat sebagai Vice Presiden dan Direktur Teknologi di MBB.
Habibie mulai benar-benar fokus setelah ia melepaskan jabatan tingginya di Perusahaan Pesawat Jerman MBB pada tahun 1978. Dan sejak itu, dari tahun 1978 hingga 1997, iapun diangkat menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus merangkap sebagai Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Disamping itu Habibie juga diangkat sebagai Ketua Dewan Riset Nasional.
Pesawat CN-235 karya IPTN milik AU Spanyol
Kalimat diatas merupakan senjata Habibie untuk berdebat dengan lawan politiknya. Habibie ingin menjelaskan mengapa Industri berteknologi itu sangat penting. Dan ia membandingkan harga produk dari industri high-teck (teknologi tinggi) dengan hasil pertanian. Ia menunjukkan data bahwa harga 1 kg pesawat terbang adalah USD 30.000 dan 1 kg beras adalah 7 sen (USD 0,07). Artinya 1 kg pesawat terbang hampir setara dengan 450 ton beras. Jadi dengan membuat 1 buah pesawat dengan massa 10 ton, maka akan diperoleh beras 4,5 juta ton beras.
“I have some figures which compare the cost of one kilo of airplane compared to one kilo of rice. One kilo of airplane costs thirty thousand US dollars and one kilo of rice is seven cents. And if you want to pay for your one kilo of high-tech products with a kilo of rice, I don’t think we have enough.” (Sumber : BBC: BJ Habibie Profile -1998.)
Pola pikir Pak Habibie disambut dengan baik oleh Pak Harto. Soeharto pun bersedia menggangarkan dana ekstra dari APBN untuk pengembangan proyek teknologi Habibie. Dan pada tahun 1989, Suharto memberikan “kekuasan” lebih pada Habibie dengan memberikan kepercayaan Habibie untuk memimpin industri-industri strategis seperti Pindad, PAL, dan PT IPTN.
Habibie menjadi RI-1
Secara materi, Habibie sudah sangat mapan ketika ia bekerja di perusahaan MBB Jerman. Selain mapan, Habibie memiliki jabatan yang sangat strategis yakni Vice Presiden sekaligus Senior Advicer di perusahaan berteknologi tinggi di Jerman. Sehingga Habibie terjun ke pemerintahan bukan karena mencari uang ataupun kekuasaan semata, tapi lebih pada perasaan “terima kasih” kepada Indonesia yang telah membesarkan dia dan kedua orang tuanya serta Presiden Soeharto. Sikap serupa pun ditunjukkan oleh Kwik Kian Gie, yakni setelah menjadi orang kaya dan makmur , Kwik pensiun dari bisnisnya dan baru terjun ke dunia politik. Bukan sebaliknya, yang banyak dilakukan oleh para caleg saat ini yakni menjadi poltisi untuk mencari kekayaan sehingga praktik korupsi tidak sirna oleh waktu.
Tiga tahun setelah kepulangan ke Indonesia, Habibie (usia 41 tahun) mendapat gelar Profesor Teknik dari ITB melalui orasi ilmiahnya tentang Konstruksi Pesawat Terbang. Selama 20 tahun menjadi Menristek, akhirnya pada tanggal 11 Maret 1998, Habibie terpilih sebagai Wakil Presiden RI ke-7 melalui Sidang Umum MPR. Di masa itulah krisis ekonomi (krismon) melanda kawasan Asia termasuk Indonesia. Nilai tukar rupiah terjun bebas dari Rp 2.000 per dolar AS menjadi Rp 10.000-an per dolar. Utang luar negeri membengkak dan banyak bank swasta mengalami kesulitan likuiditas. Inflasi meroket diatas 50%, dan pengangguran mulai terjadi dimana-mana.
Pada saat bersamaan, kebencian masyarakat memuncak dengan sistem orde baru yang sarat dengan Korupsi, Kolusi, Nepotisme yang dilakukan oleh kroni-kroni Soeharto. Selain KKN, sistem pemerintahan Soeharto sangatlah otoriter dan menangkap semua aktivis dan mahasiswa yang berusaha menegakkan kebenaran pada tempatnya. UU hanya digunakan untuk membungkam masyarakat kecil, sedangkan pemerintah, konglomerat, MPR/DPR yang didominasi Partai Golkar dengan mudah melanggar hukum dan menikmati rupiah demi rupiah dari hutang-hutang kapitalis yang menghancurkan Indonesia.
Pergerakan mahasiswa,aktivis, dan segenap masyarakat pun memuncak pada 12-14 Mei 1998, dimana terjadi penembakan 3 orang mahasiswa (Tragedi Trisakti) pada 12 Mei 1998 yang hingga saat ini pelakunya (semua bukti tertuju pada militer) masih misterius. Demonstrasi dan krisis kepercayaan masyarakat sudah mencapai titik akhir, dan akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998, Presiden Soeharto dipaksa mundur dari jabatan Presiden yang dipegangnya selama lebih kurang 32 tahun. Selama 32 tahun itulah, sistem pemerintahan otoriter dan praktik KKN tumbuh sumbur. Selama 32 tahun itu pula, kebenaran-kebenaran peristiwa Pemerintah Soekarno, G30S-PKI, Supersemar, Pengasingan Soekarno ditutup rapat-rapat oleh pemerintah Soeharto yang didukung oleh negara-negara kapitalis seperti Amerika dan sekutunya melalui agen CIA, Bank Dunia, IMF, ADB, IGGI (CGI). Dan pada saat bersaamaan, sumber kekayaan alam kita dijamah secara besar-besaran.
Soeharto mundur, maka Wakilnya yakni BJ Habibie pun diangkat menjadi Presiden RI ke-3 berdasarkan pasal 8 UUD 1945. Namun, masa jabatannya sebagai presiden hanya bertahan selama 512 hari. Dibawah kepemimpinan Habibie, bangsa Indonesia bukan hanya sukses melaksanakan pemilu 1999 dengan multi parti (48 partai), namun juga sukses membawa perubahan signifikn pada stabilitas, demokratisasi dan reformasi di Indonesia.
Habibie merupakan presiden RI pertama yang menerima banyak penghargaan terutama di bidang IPTEK baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Jasa-jasanya dalam bidang teknologi pesawat terbang mengantarkan beliau mendapat gelar Doktor Kehormatan (Doctor of Honoris Causa) dari berbagaai Universitas terkemuka dunia, antara lain : Cranfield Institute of Technology dan Chungbuk University.
Catatan-Catatan Istimewa BJ Habibie
Habibie Bertemu Soeharto“Laksanakan saja tugasmu dengan baik, saya doakan agar Habibie selalu dilindungi Allah SWT dalam melaksanakan tugas. Kita nanti bertemu secara bathin saja“, lanjut Pak Harto menolak bertemu dengan Habibie pada pembicaraan via telepon pada 9 Juni 1998.Salah satu pertanyaan umum dan masih banyak orang tidak mengetahui adalah bagaimana Habibie yang tinggal di Pulau Celebes bisa bertemu dan akrab dengan Soeharto yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di Pulau Jawa?
(Habibie : Detik-Detik yang Menentukan. Halaman 293)
Pertemuan pertama kali Habibie dengan Soeharto terjadi pada tahun 1950 ketika Habibie berumur 14 tahun. Pada saat itu, Soeharto (Letnan Kolonel) datang ke Makasar dalam rangka memerangi pemberontakan/separatis di Indonesia Timur pada masa pemerintah Soekarno. Letkol Soeharto tinggal berseberangan dengan rumah keluarga Habibie. Karena ibunda Habibie merupakan orang Jawa, maka Soeharto pun (orang Jawa) merasa kedekatannnya dengan keluarga Habibie ketika bermukim di Makasar. Bahkan, Soeharto turut hadir ketika ayahanda Habibie meninggal. Selain itu, Soeharto pun menjadi “mak comblang” pernikahan adik Habibie dengan anak buah (prajurit) Letkol Soeharto. Kedekatan Soeharto-Habibie terus berlanjut meskipun Soeharto telah kembali ke Pulau Jawa setelah berhasil memberantas pemberontakan di Indonesia Timur.
Pada tahun 1956, Habibie mendapat beasiswa dari Menteri Pendidikan dan Budaya Pemerintahan Soekarno untuk belajar Teknik Pembuatan Pesawat Terbang di Aachen, Jerman. Dalam beberapa wacana disebutkan bahwa rekomendasi beasiswa Habibie ke Jerman tidak lepas dari dukungan ibunda Habibie dan pak Harto. Dan setelah Habibie menyelesaikan studi di Jerman dan bekerja selama 9 tahun, akhirnya Habibie dipanggil pulang ke tanah air oleh Pak Harto. Adanya kedekatan dan rasa “balas budi” kepada negara (beasiswa) serta pak Harto, membuat Habibie dengan cepat memutuskan kembali ke Indonesia untuk membangun industri teknologi tinggi.
Bersama Ibnu Sutowo, Habibie kembali ke Indonesia dan bertemu dengan Presiden Soeharto pada tanggal 28 Januari 1974. Habibie mengusulkan beberapa gagasan pembangunan seperti berikut:
- Gagasan pembangunan industri pesawat terbang nusantara sebagai ujung tombak industri strategis
- Gagasan pembentukan Pusat Penelitan dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek)
- Gagasan mengenai Badan Pengkajian dan Penerapan Ilmu Teknologi (BPPT)
Namun, dimasa tuanya, hubungan Habibie-Soeharto tampaknya retak. Hal ini dikarenakan berbagai kebijakan Habibie yang “mempermalukan” Pak Harto, meskipun tindakan Habibie merupakan langkah yang tepat dan benar. Diantaranya adalah memecat Letjen (Purn) Prabowo Subianto dari jabatan Kostrad karena telah memobilisasi pasukan kostrad menuju Jakarta (Istana dan Kuningan) tanpa koordinasi atasan. Padahal Prabowo merupakan menantu kesayangan Pak Harto yang telah dididik dan dibina menjadi penerus Soeharto. Selain itu, Habibie juga memerintahkan pemeriksaan Tommy Soeharto sebagai tersangka korupsi. Padahal Tommy Soeharto merupakan putra “emas’ Pak Harto. Begitu juga, Habibie membebaskan tanpa syarat tahanan politik Soeharto seperti Sri Bintang Pamungkas dan Mukhtar Pakpahan.
Habibie : Bapak Teknologi Indonesia*
Pemikiran-pemikiran Habibie yang “high-tech” mendapat “hati” pak Harto. Bisa dikatakan bahwa Soeharto mengagumi pemikiran Habibie, sehingga pemikirannya dengan mudah disetujui pak Harto. Pak Harto pun setuju menganggarkan “dana ekstra” untuk mengembangkan ide Habibie. Kemudahan akses serta kedekatan Soeharto-Habibie dianggap oleh berbagai pihak sebagai bentuk kolusi Habibie-Soeharto. Apalagi, beberapa pihak tidak setuju dengan pola pikir Habibie mengingat pemerintah Soeharto mau menghabiskan dana yang besar untuk pengembangan industri-industri teknologi tinggi seperti saran Habibie.
Tanggal 26 April 1976, Habibie mendirikan PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio dan menjadi industri pesawat terbang pertama di Kawasan Asia Tenggara (catatan : Nurtanio meruapakan Bapak Perintis Industri Pesawat Indonesia). Industri Pesawat Terbang Nurtanio kemudian berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada 11 Oktober 1985, kemudian direkstrurisasi, menjadi Dirgantara Indonesia (PT DI) pada Agustuts 2000. Perlakuan istimewapun dialami oleh industri strategis lainnya seperti PT PAL dan PT PINDAD.
Sejak pendirian industri-industri statregis negara, tiap tahun pemerintah Soeharto menganggarkan dana APBN yang relatif besar untuk mengembangkan industri teknologi tinggi. Dan anggaran dengan angka yang sangat besar dikeluarkan sejak 1989 dimana Habibie memimpin industri-industri strategis. Namun, Habibie memiliki alasan logis yakni untuk memulai industri berteknologi tinggi, tentu membutuhkan investasi yang besar dengan jangka waktu yang lama. Hasilnya tidak mungkin dirasakan langsung. Tanam pohon durian saja butuh 10 tahun untuk memanen, apalagi industri teknologi tinggi. Oleh karena itu, selama bertahun-tahun industri strategis ala Habibie masih belum menunjukan hasil dan akibatnya negara terus membiayai biaya operasi industri-industri strategis yang cukup besar.
Industri-industri strategis ala Habibie (IPTN, Pindad, PAL) pada akhirnya memberikan hasil seperti pesawat terbang, helikopter, senjata, kemampuan pelatihan dan jasa pemeliharaan (maintenance service) untuk mesin-mesin pesawat, amunisi, kapal, tank, panser, senapan kaliber, water canon, kendaraan RPP-M, kendaraan combat dan masih banyak lagi baik untuk keperluan sipil maupun militer.
Untuk skala internasional, BJ Habibie terlibat dalam berbagai proyek desain dan konstruksi pesawat terbang seperti Fokker F 28, Transall C-130 (militer transport), Hansa Jet 320 (jet eksekutif), Air Bus A-300, pesawat transport DO-31 (pesawat dangn teknologi mendarat dan lepas landas secara vertikal), CN-235, dan CN-250 (pesawat dengan teknologi fly-by-wire). Selain itu, Habibie secara tidak langsung ikut terlibat dalam proyek perhitungan dan desain Helikopter Jenis BO-105, pesawat tempur multi function, beberapa peluru kendali dan satelit.
Panser 6x6 Buatan Pindad
Teori Pembangunan Ekonomi Habibie
Menjadi pimpinan di Industri Pesawat Terbang skala besar di Jerman selama bertahun-tahun memberikan inspirasi dan mempengaruhi pemikiran Habibie. Berlandaskan pengalaman itu, Habibie memiliki keyakinan bahwa untuk bisa menjadi negara maju tidak selalu perlu melewati “tahap-tahap” pembangunan yakni pertanian/agraris industri pengolahan pertanian, manufaktur, industri teknologi rendah/menengah baru ke teknologi tinggi. Ia mengemukan teori pembangunan ekonomi negara yang berbeda yakni “Dari negara agraris langsung melompat ke tahap negara industri teknologi tinggi”, tanpa harus menunggu dan melewati kematangan indsutri pertanian, atau tahapan industri manufaktur serta teknologi rendah.
Dari teori pembangunan ekonomi tersebut, Habibie sangat menekankan pada kualitas SDM bukan semata SDA. Dengan meningkatkan sumber daya manusia (human resources), maka kita dapat membuat produk berteknologi tinggi dimana memiliki nilai jual yang tinggi. Hal ini pun akan mentriger berdirinya perusahaan-perusahaan pendukung dengan teknologi lebih rendah. Jadi, prinsip pembangunan industri ala Habibie adalah Top-Down (dari tinggi hingga ke rendah). Sedangkan secara konvensional adalah dari Down-Top (dari industri teknologi rendah ke teknologi tinggi).
“The basis of any modern economy is in their capability of using their renewable human resources. The best renewable human resources are those human resources which are in a position to contribute to a product which uses a mixture of high-tech.” (Sumber : BBC: BJ Habibie Profile -1998.)
Selama masa pengabdiannya di Indonesia, Habibie memegang 47 jabatan penting seperti : Direkur Utama (Dirut) PT. Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN), Dirut PT Industri Perkapalan Indonesia (PAL), Dirut PT Industri Senjata Ringan (PINDAD), Kepala Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam, Kepala BPPT, Kepala BPIS, Ketua ICMI, dan masih banyak lagi.
Habibie : Bapak Demokrasi Indonesia
Ketika mendapat amanah menjadi Presiden RI ke-3, kondisi ekonomi, sosial, stabilitas politik, keamanan di Indonesia berada di ujung tanduk “revolusi”. Dengan mengambil kebijakan yang salah serta pengelolaan ekonomi yang tidak tepat, maka Indonesia 1998 berpotensi masuk dalam era “chaos” ataupun revolusi berdarah. (catatan : perlu diingat bahwa reformasi 1998 menelan ratusan bahkan ribuan korban pembunuhan dan pemerkosaan serta serangkaian kerusuhan, penjarahan, pembakaran, yang terutama ditujukan pada etnis Tionghoa). Untungnya di tahun 1998, Indonesia tidak masuk dalam era revolusi jilid-2 namun hanya masuk dalam era reformasi.
Belajar dari kesalahan presiden pendahulunya, Jenderal Soeharto, Presiden Habibie memimpin Indonesia dengan cermat, cepat, telaten, rasional dan reformis. Habibie menunjukkan perhatiannya terhadap keinginan bangsa untuk lebih mengerti dan menerapkan prinsip umum demokrasi. Perhatiannya didasarkan pada pengamatan Habibie pada pemerintahan Orde Lama dan sebagai pejabat pada masa Orde Baru, dimana telah mengarahkan beliau untuk mempelajari situasi yang ada. Melalui proses yang sistematik, menyeluruh, dan menyatu, Habibie mengembangkan sebuah konsep yang lebih jelas, sebuah pengejewantahan dari proaktif dan prediksi preventive atas interpretasi dari demokrasi sebagai sebuah mesin politik. Konsep ini kemudian diimplementasikan dalam berbagai agenda politik, ekonomi, hukum dan keamanan seperti:
- Kebebasan multi partai dalam pemilu (UU 2 tahun 1999)
- Undang Undang anti monopoli (UU 5 tahun 1999)
- Kebijakan Independensi BI agar bebas dari pengaruh Presiden (UU 23 tahun 1999)
- Kebebasan berkumpul dan berbicara, (selanjutnya masyarakat lebih mengenal istilah demonstrasi)
- Pengakuan Hak Asasi Manusia (UU 39 tahun 1999)
- Kebebasan pers dan media,
- Usaha usaha menciptakan pemerintahan yang efektif dan efisien yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme atau dengan kata lain adalah pemerintahan yang baik dan bersih. (Membuat UU Pemberantasan Tindak Korupsi pada tahun 1999)
- Penghormatan terhadap badan badan hukum dan berbagai institusi lainnya yang dibentuk atas prinsip demokrasi;
- Pembebasan tahanan-tahanan politik tanpa syarat, (eg. Sri Bintang Pamungkas dan Muktar Pakpahan)
- Pemisahan Kesatuan Polisi dari Angkatan Bersenjata.
Karena “demokratis”-nya Habibie, maka iapun memberikan opsi referendum bagi rakyat Timor-Timur untuk menentukan sikap masa depannya. Namun, perlu dicatat bahwa Habibie bukanlah orang yang bodoh dengan mudah memberikan opsi referendum tanpa alasan yang jelas dan tepat. Habibie sebagai Presiden RI memberikan opsi referendum kepada rakyat Timor-Timur mengingat bahwa Timor-Timur tidak masuk dalam peta wilayah Indonesia sejak deklarasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Secara yuridis, wilayah kesatuan negara Indonesai sejak 17 Agustus 1945 adalah wilayah bekas kekuasaan kolonialisme Belanda yakni dari Sabang (Aceh) hingga Merauke (Irian Jaya/ Papua). Ketika Indonesia merdeka, Timor-Timur merupakan wilayah jajahan Portugis, dan bergabung bersama Indonesia dengan dukungan kontak senjata.
Bagi sebagian orang menganggap bahwa masuknya militer Indonesia di Timor-Timur merupakan bentuk neo-kolonialisme baru (penjajahan modern) dari Indonesia pada tahun 1975. Seharusnya Indonesia tidak ikut campur pada proses kemerdekaan Timor-Timur dari penjajahan Portugis. Jadi, kita dapat memahami dibalik landasan Habibie dimana provinsi Timor-Timur lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perlu dicatat bahwa kasus Aceh dan Papua berbeda dengan Timor-Timur.
Habibie : Master of Economic Crisis Solving
Sejak era reformasi 1998, tampaknya hanya Habibie yang menjadi presiden yang benar-benar sukses mengelola ekonomi dengan baik. Dalam kondisi yang amburadul, kacau balau baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial dan tiada hari tanpa demonstrasi, Habibie mampu membawa ekonomi Indonesia yang lebih baik.
Meskipun Presiden Singapura Lee Kuan Yeew berusaha mendiskritkan kemampuan Habibie untuk memimpin Indonesia, toh Habibie menunjukkan bukti. Ketika banyak orang yang menyangsikan bahwa Habibie mampu bertahan selama 3 hari sebagai Presiden, namun semua dapat dilalui. Lalu, pihak-pihak yang tidak suka dengan Habibie pun menyampaikan opini bahwa Habibie tidak mampu bertahan lebih dari 100 hari. Sekali lagi, Habibie membuktikan bahwa ia mampu memimpin Indonesia dalam kondisi kritis.
Dari nilai tukar rupiah Rp 15000 per dollar diawal jabatannya, Habibie mampu membawa nilai tukar rupiah ke posisi Rp 7000 per dollar. Ketika inflasi mencapai 76% pada periode Januari-September 1998, setahun kemudian Habibie mampu mengendalikan harga barang dan jasa dengan kenaikan 2% pada periode Januari-September 1999. Indeks IHSG naik dari 200 poin menjadi 588 poin setelah 17 bulan memimpin. Tentu, indikator-indikator kesuksesan ekonomi era Habibie tidak dapat diikuti dengan baik oleh masa pemerintah Megawati maupun SBY.
Habibie : Cendekiawan Muslim
Selain memiliki kecerdasan yang tinggi (mungkin orang terjenius dari Indonesia), Habibie dikenal sebagai cendekiawan muslim yang taat sekaligus reformis. Dalam menghadapi berbagai kesulitan, Habibie tidak luput dari do’a dan sholat untuk mendapat petunjuk atau ilham. Mendapat jabatan sebagai Presiden bagi Habibie merupakan amanah dan titipan dari Allah untuk mengabdi dengan sepenuh hati.
Kekuasaan adalah amanah dan titipan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, bagi mereka yang percaya atas eksistensi-Nya. Bagi mereka yang tidak percaya atas eksistensi-Nya, kekuasaan adalah amanah dan titipan rakyat. Pemilik kekuasaan tersebut, setiap saat dapat mengambil kembali milik Nya dengan cara apa saja.
(Habibie : Detik Detik yang Menentukan, halaman 31)
Meskipun tidak terjun dalam dunia politik dan kekuasaan, Habibie tetap memberikan sumbangsih kepada bangsa Indonesia dengan mendirikan The Habibie Centre pada 10 November 1999. Habibie Center merupakan organisasi yang berusaha memajukan proses modernisasi dan demokratisasi di Indonesia yang didasarkan pada moralitas dan integritas budaya dan nilai-nilai agama. Ada dua misi utama Habibie centre yakni (1) menciptakan masyarakat demokratis secara kultural dan struktural yang mengakui, menghormati dan menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta mengkaji dan mengangkat isu-isu perkembangan demokrasi dan hak asasi manusia, dan (2) memajukan dan meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia dan usaha sosialisasi teknologi. Beberapa kegiatan yang dikenal luas oleh masyarakat dari Habibie Centre yakni seminar, pemberian beasiswa dalam dan luar negeri, Habibie Award serta diskusi mengenai peningkatan SDM maupun IPTEK.
Selain mendirian The Habibie Centre, Habibie juga berjasa dalam pendirian Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) pada 7 Desember 1990 atas persetujuan Soeharto. ICMI merupakan wahana menampung cendekiawan-cendekiawan muslim untuk bersama-sama berkontribusi bagi bangsa dan masyarakat. Pada awalnya, ICMI didirikan untuk menampung aspirasi pengusaha non-China yang benci akan kekayaan dan pengaruh dari keluarga etnis China yang kaya. ICMI mempunyai bank sendiri dan koran harian yang diberi nama Republika. Banyak umat muslim yang ikut terdaftar dalam keanggotaan ICMI termasuk cendekiawan pengkritik pemerintah Soeharto yakni (Alm) Prof. Nurcholish Majid dan Prof. Amien Rais.
Penutup
Setelah tulisan biografi Habibie yang “super panjang” ini, saya akan mengakhiri ceritera ini dengan beberapa poin harapan.
- Semoga “Habibie-Habibie” baru yang genius bermunculan di seantero nusantara sehingga Indonesia tidak hanya menjadi “penonton” atau konsumen atas produk-produk berteknologi
- Semoga generasi muda bangsa Indonesia memiliki semangat teknopreneur yang minimal sama dengan semangat Habibie dalam mengembangkan industri-industri strategis. Dan harapannya, orang-orang pintar dan cerdas Indonesia dapat memberikan karyanya bagi perkembangan industri Indonesia, bukan menghabiskan seluruh hidupnya di perusahaan asing.
- Para calon pemimpin dan para politisi partai perlu bercermin diri dan cobalah insaf agar “tidak gila kekuasaan”, dan ketika memegang kekuasaan jangan serakah (KKN) dan sombong.
- Saya bangga dengan sikap Habibie yang tidak mencalonkan diri sebagai presiden, namun beliau tetap memberikan kontribusi nyata melalui berbagai organisasinya seperti The Habibie Centre serta siap selalu memberikan masukan dan bimbingan bagi para politisi/penguasa melalui berbagai dialog atau seminar.
- Semoga Habibie terus memberikan sumbangsih pemikiran dan tenaganya bagi bangsa Indonesia dan selalu dikarunia fisik yang sehat.
PROFIL K.H ABDURRAHMAN WAHID
Nama:
Abdurrahaman Wahid
Tempat Tgl. Lahir:
Denanyar, Jombang, 4 Agustus 1940
Orang Tua:
Wahid Hasyim (Ayah), Solechah (Ibu)
Istri:
Sinta Nuriyah
Anak-anak:
Alisa Qotrunada
Zanuba Arifah
Anisa Hayatunufus
Inayah Wulandari
Pendidkan:
Pesantren Tambak Beras, Jombang (1959 ? 1963)
Departemen Studi Islam dan Arab Tingkat Tinggi, Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir (1964 ? 1966)
Fakultas Surat-surat, Universitas Baghdad (1966 ? 1970)
Karir:
Pengajar dan Dekan Fakultas Ushuludin, Universitas Hasyim Anshari
Ketua Balai Seni Jakarta (1983 ?1985)
Pendiri dan pengasuh pesantren Ciganjur (1984 ? sekarang)
Ketua Umum PBNU (1984-1999)
Ketua Forum Demokrasi (1990)
Ketua Konferensi Agama dan Perdamaian Sedunia (1994)
Anggota MPR (1999)
Presiden RI (20 Oktober ? 24 Juli 2001)
Ketua Dewan Syuro PKB
Penghargaan:
Magsaysay dari Pemerintah Fiilipina atas usahanya mengembangkan hubungan antar agama di Indonesia (1993)
Penghargaan Dakwah Islam dari Pemerintah Mesir (1999)
PROFIL MEGAWATI
Nama Lengkap: Dyah Permata Megawati Setyawati Sukarnoputri
Tempat/Tgl. Lahir: Yogyakarta, 23 Januari 1947
Suami: Taufik Kiemas
Karir:
- Presiden RI (2001 - 2004)
- Wakil Presiden RI (1999- 2004)
- Anggota DPR/MPR RI (1999 - 2004)
- Anggota DPR/MPR RI (1987-1992)
Pendidikan:
- SD s/d SMA Perguruan Cikini
- Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran (1965-1967)
- Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (1970-1972).
Organisasi:
- Ketua PDI Cabang Jakarta Pusat (1987-1992)
- Ketua Umum DPP PDI (1993 - 1998)
- Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (1998-2003)
Yang menonjol dari Mega kecil bukan soal bicara di depan kelas, tapi keluwesan menari. Ia sering diminta Bung Karno menari untuk tamu-tamu negara.
Tapi tak berarti Mega acuh tak acuh pada kegiatan sosial-politik. Lulus SMA Mega masuk ke Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Bandung. Di masa inilah ia menjadi anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia cabang Bandung. Memang hanya sebagai anggota biasa, dan di Bandung itu Mega cuma sebentar. Bung Karno yang tersisihkan di awal Orde baru, setelah G30S-PKI, dan di tahun 1967 jatuh sakit, membuat Mega harus balik ke Jakarta.
Sekitar setahun di Jakarta, gadis yang suka berkebun ini mengakhiri masa lajangnya. Ia dipersunting Letnan Satu Surindro Supjarso. Sesudah itu Mega hilang dari pemberitaan: ia "nyepi" di Madiun, Jawa Timur, ikut suaminya.
Mega menjadi berita lagi minggu terakhir Januari 1971, ketika suaminya bersama tujuh orang awak pesawat Skyvan T-701 jatuh di Biak, Irian Jaya, dan dinyatakan hilang. Ketika itu Mega sedang mengandung anak keduanya. Satu setengah tahun kemudian, kembali Mega menjadi tokoh berita di media massa. Sementara belum jelas benar nasib sang suami, ia dikabarkan menikah dengan bekas diplomat Mesir yang pernah ditugaskan di Jakarta. Keruan saja keluarga Sukarno protes keras, dan akhirnya dilakukan perceraian.
Maret 1973 pihak Angkatan Udara RI memastikan Surendro Supjarso gugur. Setelah itu Mega menemukan jodohnya yang awet hingga sekarang: Taufik Kiemas pria Ogan Komering Ulu, Palembang. Entah kebetulan, entah tidak keduanya juga sejalan di keluarga dan politik: sama-sama aktif di PDI.
Setelah menjadi anggota GMNI di Bandung di akhir 1960-an itu, Mega terjun kembali ke politik di pertengahan 1980-an. Kesepakatan bahwa keluarga Bung Karno tak akan ikut ambil bagian dalam salah satu orsospol, karena dianggap sebagai milik seluruh bangsa, dilanggar. Alasan Mega waktu itu, ketiga orsospol sudah sama-sama berasas Pancasila, jadi kenapa tak boleh masuk salah satu partai. Ia mulai sebagai salah seorang ketua PDI Cabang Jakarta Pusat.
Dan ternyata si pendiam yang suka senyum ini terus menggelinding bersama partainya. Di Pemilu 1987 Mega ikut menjadi calon anggota DPR. Terbukti namanya efektif mengumpulkan massa: ia berhasil mengatrol suara PDI di Jawa Tengah --boleh jadi karena ia membawa nama Bung Karno. Tahun 1988 ia pun dilantik menjadi anggota DPR.
Banyak suara mengritik Mega. Sebagai anggota DPR putri Bung Karno ini termasuk anggota parlemen yang kurang berbunyi. Karena itu banyak yang kaget ketika ia menjadi ketua umum PDI, akhir Desember 1993.
PROFIL Susilo Bambang Yudhoyono
Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono adalah Presiden RI ke enam dan Presiden pertama yang dipilih langsung oleh Rakyat Indonesia. Bersama Drs. M. Jusuf Kalla sebagai wakil presidennya, beliau terpilih dalam pemilihan presiden di 2004 dengan mengusung agenda "Indonesia yang lebih Adil, Damai, Sejahtera dan Demokratis", mengungguli Presiden Megawati Soekarnoputri dengan 60% suara pemilih. Pada 20 Oktober 2004 Majelis Permusyawaratan Rakyat melantik beliau menjadi Presiden.
Presiden SBY, seperti banyak rakyat memanggilnya, lahir pada 9 September 1949 di Pacitan, Jawa Timur. Seorang ilmuwan teruji, beliau meraih gelar Master in Management dari Webster University, Amerika Serikat tahun 1991. Lanjutan studinya berlangsung di Institut Pertanian Bogor, dan di 2004 meraih Doktor Ekonomi Pertanian.. Pada 2005, beliau memperoleh anugerah dua Doctor Honoris Causa, masing-masing dari almamaternya Webster University untuk ilmu hukum, dan dari Thammasat University di Thailand ilmu politik.
Susilo Bambang Yudhoyono meraih lulusan terbaik AKABRI Darat tahun 1973, dan terus mengabdi sebagai perwira TNI sepanjang 27 tahun. Beliau meraih pangkat Jenderal TNI pada tahun 2000. Sepanjang masa itu, beliau mengikuti serangkaian pendidikan dan pelatihan di Indonesia dan luar negeri, antara lain Seskoad dimana pernah pula menjadi dosen, serta Command and General Staff College di Amerika Serikat. Dalam tugas militernya, beliau menjadi komandan pasukan dan teritorial, perwira staf, pelatih dan dosen, baik di daerah operasi maupun markas besar. Penugasan itu diantaranya, Komandan Brigade Infanteri Lintas Udara 17 Kostrad, Panglima Kodam II Sriwijaya dan Kepala Staf Teritorial TNI.
Selain di dalam negeri, beliau juga bertugas pada misi-misi luar negeri, seperti ketika menjadi Commander of United Nations Military Observers dan Komandan Kontingen Indonesia di Bosnia Herzegovina pada 1995-1996.
Setelah mengabdi sebagai perwira TNI selama 27 tahun, beliau mengalami percepatan masa pensiun maju 5 tahun ketika menjabat Menteri di tahun 2000. Atas pengabdiannya, beliau menerima 24 tanda kehormatan dan bintang jasa, diantaranya Satya Lencana PBB UNPKF, Bintang Dharma dan Bintang Maha Putra Adipurna. Atas jasa-jasanya yang melebihi panggilan tugas, beliau menerima bintang jasa tertinggi di Indonesia, Bintang Republik Indonesia Adipurna.
Sebelum dipilih rakyat dalam pemilihan presiden langsung, Presiden Yudhoyono melaksanakan banyak tugas-tugas pemerintahan, termasuk sebagai Menteri Pertambangan dan Energi serta Menteri Koordinator Politik, Sosial dan Keamanan pada Kabinet Persatuan Nasional di jaman Presiden Abdurrahman Wahid. Beliau juga bertugas sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan dalam Kabinet Gotong-Royong di masa Presiden Megawati Soekarnoputri. Pada saat bertugas sebagai Menteri Koordinator inilah beliau dikenal luas di dunia internasional karena memimpin upaya-upaya Indonesia memerangi terorisme.
Presiden Yudhoyono juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi masyarakat sipil. Beliau pernah menjabat sebagai Co-Chairman of the Governing Board of the Partnership for the Governance Reform, suatu upaya bersama Indonesia dan organisasi-organisasi internasional untuk meningkatkan tata kepemerintahan di Indonesia. Beliau adalah juga Ketua Dewan Pembina di Brighten Institute, sebuah lembaga kajian tentang teori dan praktik kebijakan pembangunan nasional.
Presiden Yudhoyono adalah seorang penggemar baca dengan koleksi belasan ribu buku, dan telah menulis sejumlah buku dan artikel seperti: Transforming Indonesia: Selected International Speeches (2005), Peace deal with Aceh is just a beginning (2005), The Making of a Hero (2005), Revitalization of the Indonesian Economy: Business, Politics and Good Governance (2002), dan Coping with the Crisis - Securing the Reform (1999). Ada pula Taman Kehidupan, sebuah antologi yang ditulisnya pada 2004. Presiden Yudhoyono adalah penutur fasih bahasa Inggris.
Presiden Yudhoyono adalah seorang Muslim yang taat. Beliau menikah dengan Ibu Ani Herrawati dan mereka dikaruniai dengan dua anak lelaki. Pertama adalah Letnan Satu Agus Harimurti Yudhoyono, lulusan terbaik Akademi Militer tahun 2000 yang sekarang bertugas di satuan elit Batalyon Lintas Udara 305 Kostrad. Putra kedua, Edhie Baskoro Yudhoyono, mendapat gelar bidang Ekonomi dari Curtin University, Australia.
Diposting oleh sd karangwaru1 TULUNGAGUNG di Sabtu, Juli 04, 2009 0 komentar
Senin, 29 Juni 2009
PURNAWIYATA SISWA SISWI SDN 1 KARANGWARU 2009
Acara ini berlangsung kurang lebih sekitar 3 jam ini sangatlah meriah.dan tentunya hal ini tidak lepas dari partisipasi Orang Tua wali murid,UPT DINAS Kecamatan tulungagung,Kelurahan Karangwaru beserta staf tenaga pengajar dan tata usaha SDN 1 Karangwaru
Diposting oleh sd karangwaru1 TULUNGAGUNG di Senin, Juni 29, 2009 0 komentar
Label: POTHO


